MADIUN – Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Madiun (IKASDA) menyelenggarakan event ‘Madiun Running Fest (MRF) 2026’ bertempat di Aula setempat Jalan Biliton 42, Kota Madiun.
Ketua Pelaksana ‘Madiun Running Fest 2026’, Sindhu Aru Wredhono, menyampaikan event yang mengusung tema ‘Sweat, Safe, Sustain (S3)’ ini, diharapkan menjadi fondasi utama penyelenggaraan MRF 2026.
Event ini, tentunya mewakili semangat gaya hidup sehat, jaminan keselamatan peserta, serta komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan khususnya di Kota Madiun.
Melalui tema ‘Sweat, Safe, Sustain’ ini, IKASDA ingin MRF tidak hanya menjadi event lari, tetapi juga gerakan bersama. Tentunya gerakan untuk hidup lebih sehat, berlari dengan aman, dan peduli terhadap lingkungan kita. Untuk itu, MRF 2026′ kembali hadir dengan skala yang lebih besar sekaligus arah yang semakin jelas.
”Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, event yang diinisiasi oleh kami ini, tentunya tidak hanya fokus pada pertumbuhan jumlah peserta. Tetapi, juga memperkuat identitasnya melalui tema tersebut,” ujarnya, Sabtu 4 April 2026.
Menurutnya, sebagai representasi dari tema tersebut:
-Sweat mencerminkan semangat hidup sehat yang inklusif—mulai dari anak-anak hingga lansia,
-Safe MRF dirancang dengan standar keamanan yang terukur dan menyeluruh, mulai dari kesiapan tim medis, ambulans siaga, hydration point di sepanjang rute, hingga pengamanan jalur yang terkoordinasi dengan baik.
-Sustain menjadi wujud tanggung jawab terhadap lingkungan melalui berbagai inisiatif berkelanjutan.
Bahkan, salah satu inovasi utama tahun 2026 ini adalah program ‘Satu Pelari, Satu Pohon’, yakni di mana setiap peserta akan berkontribusi langsung terhadap penghijauan Kota Madiun.
Program ini melengkapi capaian sebelumnya, di mana MRF berhasil mengelola lebih dari 218 kilogram sampah secara bertanggung jawab.
Di sisi kompetisi, MRF 2026 juga mencatat tonggak penting dengan menghadirkan kategori Half Marathon (21K) untuk pertama kalinya di Kota Madiun.
“Kehadiran kategori ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik event, sekaligus mendorong pertumbuhan sport tourism di wilayah Madiun dan sekitarnya,” katanya.
Dapat diinformasikan sejak pertama kali diselenggarakan, lanjut dia, MRF telah menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten.
Di tahun 2024 lalu–jumlah peserta meningkat dari 1.159 pelari, dan tahun 2025 menjadi 1.578 pelari. Untuk tahun 2026 ini, ditargetkan mencapai 2.500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya menghadirkan pengalaman event yang lebih inspiratif, MRF 2026 akan menghadirkan guest star spesial, yaitu Melanie Putria—seorang publik figur sekaligus pelari yang dikenal aktif menginspirasi gaya hidup sehat di Indonesia.
”MRF 2026 akan diselenggarakan pada hari Minggu 13 September 2026 mendatang. Event bertempat di Alun-Alun Kota Madiun, dengan kategori ‘Kids Dash, 5K, 10K, dan Half Marathon,” jelasnya.
Sindhu, menguraikan pendaftaran peserta bisa melalui periode Early Bird yang akan dibuka pada tanggal 2 Mei 2026, dengan kuota terbatas. Untuk informasi lengkap terkait pendaftaran, dan rangkaian kegiatan dapat diakses melalui akun resmi Instagram Madiun Running Fest.
Tentunya dengan mengusung tema yang kuat dan relevan, MRF 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang olahraga tahunan, tetapi juga simbol gerakan kolektif masyarakat dalam membangun kota yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan.
Bahkan, pelaksanaan event ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang berperan dalam memastikan kelancaran, keamanan, serta aspek keberlanjutan lingkungan. Selain itu, keterlibatan komunitas juga menjadi pilar penting dalam pengembangan MRF.
”Ratusan komunitas lari dari Madiun, Ponorogo, dan Magetan turut dilibatkan dalam rangkaian kegiatan road to event, memperkuat partisipasi sekaligus membangun ekosistem olahraga yang inklusif,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa MRF, merupakan event lari tahunan yang diinisiasi oleh IKASDA, yakni sebagai bentuk kontribusi alumni bagi Kota Madiun. Sehingga, dengan mengusung konsep inklusif, profesional, dan berkelanjutan.
”MRF bertujuan mendorong gaya hidup sehat, sekaligus memperkuat posisi Madiun sebagai destinasi sport tourism di Indonesia,” tandasnya, lagi.*(ikasda/al)



