Menjalin Usaha Bersama

logo

Penguatan Ekosistem Ekraf, Menteri Ekraf Jelaskan Pentingnya Peran *IP Valuator

Rabu, 8 April 2026

Jakarta, 8 April 2026 – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, menghadiri halal bihalal Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) di Hotel Bidakara, Jakarta. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong kolaborasi hexahelix antara pemerintah dan asosiasi profesi dalam pengembangan ekonomi kreatif.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Ekraf menegaskan peran strategis asosiasi profesi dalam mendukung ekosistem ekonomi kreatif, khususnya melalui penguatan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Menurutnya, pelantikan 64 penilai kekayaan intelektual (IP valuator) pada Februari 2026 menjadi langkah penting dalam membuka akses pembiayaan bagi pelaku kreatif.

“Selama ini karya atau hasil kreasi hanya berhenti sebagai sebuah karya. Tetapi dengan adanya IP valuator ini, kekayaan intelektual kini dapat menjadi aset. Hal ini tentu akan sangat membantu, khususnya dalam membuka akses pendanaan,” ujar Menteri Ekraf pada Rabu, 8 April 2026.

Ia menambahkan, penguatan ekosistem ekonomi kreatif tidak hanya bergantung pada satu aspek, tetapi membutuhkan fondasi yang menyeluruh, mulai dari regulasi, peningkatan kesadaran, hingga kualitas pelaku industri. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan sektor ini mampu tumbuh secara berkelanjutan.

“Ini merupakan bagian dari upaya kita membangun fondasi industri yang berkembang pesat, mulai dari regulasi, peningkatan awareness, hingga kualitasnya. Secara sederhana, tugas kementerian adalah mendorong lahirnya local hero atau merek lokal untuk naik ke tingkat nasional. Selanjutnya, kita kurasi agar menjadi national champion yang mampu bersaing di tingkat global,” jelasnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Kementerian Ekraf terus mendorong agar potensi ekonomi kreatif dapat memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional, baik dari sisi investasi, perdagangan, maupun penciptaan lapangan kerja. Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menghadirkan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri kreatif berbasis inovasi dan kekayaan intelektual.

Hadir dalam halal bihalal tersebut yaitu Ketua Umum MAPPI Budi Prasojo, Direktur Penilaian DJKN Edih Mulyadi, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Arif Rahman Bakri, Kepala Bidang Perencanaan, Pemanfaatan, Penerimaan, Penggunaan, dan Penilaian (P5) BPAD DKI Jakarta Yusi Dwi Rahmalia.

Sementara itu Menteri Ekraf didampingi oleh Staf Ahli Bidang Pendanaan dan Pembiayaan Restog Krisna Kusuma serta Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Abdul Malik.*(sumber:ekraf.go.id)

error: Content is protected !!