Menjalin Usaha Bersama

logo

Dampak KA Argo Bromo di Bekasi, 2 KAJJ Keberangkatan Daop 7 Madiun Dibatalkan

Senin, 27 April 2026

‎KAI Daop 7 Sampaikan Duka Mendalam atas Insiden di Stasiun Bekasi Timur Wilayah Daop 1 Jakarta

‎MADIUN – Telah terjadi insiden operasional di Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api (KA), termasuk juga di wilayah kerja Daop 7 Madiun. Hal ini disampaikan Manager Humas PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daop 7 Madiun.

Sebab itu, KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan serta duka mendalam atas kejadian tersebut. Situasi ini membawa kesedihan bagi pelanggan setia KAI, serta keluarga yang menanti kabar.

“Tindak lanjut saat ini, seluruh upaya difokuskan pada evakuasi dan penanganan korban dengan prioritas utama keselamatan, dan kondisi setiap penumpang KA,” ujanya, Senin 27 April 2026 malam.

Diinformasikan, lanjut dia, seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

‎Sementara itu, penanganan difokuskan kepada penumpang KRL yang terdampak. Hingga saat ini, sejumlah penumpang KRL telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Mereka dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

‎Dalam proses penanganan, KAI bersama Basarnas, TNI, Polri, serta tim medis bergerak cepat untuk memberikan pertolongan dan memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan secepat mungkin.

KAI menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Fokus tindakan yang dilakukan saat ini, adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik.

‎”Kami memahami kesedihan yang dirasakan keluarga, dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan berjalan dengan baik,” katanya.

Menurutnya, seiring dengan penanganan di lokasi, KAI telah melakukan penyesuaian pola operasi termasuk juga diantaranya Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) yang berangkat ataupun menuju stasiun di wilayah Daop 7 Madiun, agar layanan kepada pelanggan tetap dapat berjalan secara bertahap.

Seluruh perjalanan KAJJ yang berangkat dari Stasiun Gambir, dan Pasarsenen untuk sementara dihentikan guna mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan.

‎Selain itu, juga terdapat 2 perjalanan KAJJ yang dibatalkan keberangkatannya pada 28 April 2026, yaitu :

‎1. KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasarsenen), dan

2. KA 149 Singasari (Blitar – Pasarsenen)

“Bagi para pelanggan yang terdampak (KAnya dibatalkan) dapat melakukan pembatalan tiket di stasiun – stasiun keberangkatan dengan pengembalian bea sebesar 100%. Proses pembatalan dapat dilayani hingga H+7,” jelasnya.

Tohari, menambahkan bagi pelanggan setia KAI, dan keluarga yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi layanan resmi KAI melalui WhatsApp 0811-2223-3121 atau Call Center 121.*(hms/al)

error: Content is protected !!