MADIUN — PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyelenggarakan diklat ‘Refreshing Tenaga Perawatan Jalur dan Bangunan kereta api (RTPJ-BKA)’ Tingkat Pelaksana Bidang Jalan Rel Angkutan I Tahun 2026′.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan kegiatan diklat RTPJ-BKA ini dilaksanakan selama dua hari yakni mulai Rabu-Kamis (8-9 April 2026), tentunya dalam rangka untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan perjalanan KA.
Melalui diklat refreshing itu, KAI terus memastikan bahwa seluruh petugas di lapangan memiliki kompetensi yang terjaga dan selalu mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap pekerjaan.
Sebab, keandalan prasarana merupakan kunci utama dalam mendukung perjalanan KA yang selamat, aman, dan tepat waktu.
“Kegiatan diklat ini, juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan operasional perjalanan KA,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Sebab, lanjut dia, peningkatan kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) menjadi salah satu fokus utama KAI khususnya dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan setia KAI.
Melalui penyelenggaraan diklat tersebut, KAI Daop 7 Madiun berharap seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi teknis serta kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja.
Untuk itu, KAI secara konsisten melakukan pembinaan dan penguatan kapasitas SDM khususnya di bidang perawatan jalur agar seluruh operasional KA di wilayah Daop 7 Madiun dapat berjalan dengan optimal dan andal.
”Tentunya hal ini, juga menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menjaga keandalan prasarana dan menjamin keselamatan serta kenyamanan perjalanan KA bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, QC JJ 7A Madiun’ Wiranto menegaskan bahwa kegiatan diklat refreshing ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman petugas terhadap pekerjaan di lintas.
“Selain itu, juga sekaligus untuk meningkatkan kualitas kinerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” terangnya saat menyampaikan sambutan pembukaan diklat RTPJ-BKA.
Disela itu, Tohari menambahkan sebagai bagian dari penguatan budaya keselamatan, Tim SI juga memberikan materi Safety Refreshing yakni guna meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan kerja di lingkungan operasional.
Dapat diinformasikan pula bahwa rangkaian kegiatan ini diawali dengan pre-test yakni untuk mengukur tingkat pemahaman awal peserta.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pembekalan materi terkait perawatan jalan rel yang disampaikan oleh narasumber berkompeten.
Sedangkan pada hari kedua, kegiatan diklat dilanjutkan dengan praktik lapangan berupa pemeriksaan komponen jalur, wesel, serta pengukuran geometri rel guna memastikan kondisi prasarana tetap andal dan aman dilalui perjalanan KA.
”Kegiatan ini ditutup dengan pemberian reward kepada peserta oleh AM Fasilitas Sarana Pemeliharaan Jalan Rel dan Jembatan, Faiq Wildan Hanif sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif selama pelatihan,” tandasnya.
Berdasarkan informasi dari Humas KAI Daop 7 Madiun turut hadir dalam kegiatan ini selain QC JJ 7A Madiun, juga Tim SDM, Tim SI, Tim JJ, Trainer JJ, dan para peserta dari unit Jalan Rel Daop 7 Madiun.*(hms/al)


















