Menjalin Usaha Bersama

logo

Menikmati Musik dan Keasrian Alam dalam Keseruan Sunset di Kebun 2026

Jumat, 22 Mei 2026

INDONESIA – Sunset di Kebun 2026 sukses menghadirkan pengalaman menikmati konser musik di tengah suasana asri Kebun Raya Bogor pada 9–10 Mei 2026. Selama dua hari penyelenggaraan, ribuan pengunjung memadati area venue untuk menikmati penampilan musisi favorit sekaligus beragam aktivitas seru yang menyatu dengan alam.

Mengusung konsep festival musik dan ruang rekreasi terbuka, Sunset di Kebun kembali menjadi salah satu destinasi akhir pekan yang menarik perhatian masyarakat. Hamparan rumput hijau dan suasana asri di Kebun Raya Bogor menciptakan pengalaman menikmati konser yang berbeda dari biasanya.

Tak hanya menikmati penampilan musisi favorit, pengunjung Sunset di Kebun juga antusias dalam eksplorasi area aktivitas, hingga berburu merchandise dan kuliner di berbagai tenant. Simak ulasan keseruan Sunset di Kebun 2026 berikut ini!

1.Serunya Konser Musik dan Piknik di Atas Hamparan Rumput Hijau

Sunset di Kebun 2026 menghadirkan pengalaman menonton konser sambil piknik di atas hamparan rumput hijau Kebun Raya Bogor. Suasana santai menemani penonton saat menikmati alunan musik dari deretan musisi yang tampil sepanjang acara.

Hari pertama dibuka dengan penampilan Harra, Idgitaf, Adrian Khalif, The Adams, hingga Fiersa Besari yang sukses membangun suasana hangat menjelang malam. Bernadya kemudian menutup hari pertama lewat penampilan hangat yang mengajak ribuan penonton sing along bersama.

Keseruan berlanjut di hari kedua dengan penampilan Nathalie Emeralda, Intan Ayu, Rumahsakit, Barasuara, hingga .Feast yang membakar semangat penonton sejak sore hari. Puncaknya, Hindia menutup rangkaian acara di tengah guyuran hujan yang justru membuat suasana sing along terasa semakin pecah.

2.Mengajak Pengunjung Lebih Dekat dengan Alam dan Budaya

Tak hanya menghadirkan konser musik, Sunset di Kebun 2026 juga mengajak pengunjung untuk lebih dekat dengan alam lewat berbagai program interaktif yang tersebar di area festival.

Pada area Natura, pengunjung diajak belajar mengenal berbagai jenis tumbuhan lewat kegiatan kreatif seperti mewarnai pot bunga, merakit manik-manik, merangkai bunga, merajut phone strap, hingga workshop membuat tanaman hias dengan teknik kokedama.

Sementara itu, area Kultura menghadirkan pengenalan budaya dan kesenian, termasuk penampilan seni tari dan pertunjukan Reog Ponorogo yang sukses menarik atensi pengunjung.

Komitmen terhadap isu lingkungan juga dihadirkan lewat program Lesstari yang mengajak pengunjung lebih sadar terhadap dampak sampah terhadap lingkungan dengan membuang botol plastik ke tempat yang disediakan. Selain itu, edukasi lingkungan turut diperkuat melalui konsep Plant Heroes, yaitu pemilihan satu komoditas tanaman untuk diperkenalkan kepada para penonton.

Pada tahun ini, tanaman Hoya dipilih sebagai Plant Heroes karena memiliki beragam spesies yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Terlebih, tanaman Hoya juga memiliki manfaat untuk mendukung upaya konservasi di luar habitat aslinya. Dengan dipilihnya sebagai Plant Heroes, Hoya diperkenalkan sebagai tanaman langka yang perlu lebih dikenal oleh generasi masa kini, salah satunya melalui pemberian bibit kepada para musisi.

3.Antusiasme Ribuan Pengunjung Ramaikan Kebun Raya Bogor

Antusiasme pengunjung begitu tinggi selama dua hari penyelenggaraan Sunset di Kebun 2026. Meski diguyur hujan pada sore hari di hari pertama maupun kedua, para pengunjung tetap bertahan menikmati penampilan musisi favorit mereka.

Secara keseluruhan, Sunset di Kebun 2026 berhasil menghadirkan 13.758 pengunjung selama dua hari acara. Pada hari pertama, sebanyak 6.470 pengunjung memadati area festival untuk menikmati musik dan ragam kegiatan seru di dalamnya.

Selanjutnya di hari kedua, antusiasme pengunjung semakin besar dengan kehadiran 7.288 orang. Saat hujan deras mengguyur venue acara pada sore hari, para pengunjung semakin terlihat menikmati acara dengan tetap bertahan sambil hujan-hujan diiringi penampilan dari grup musik Hindia.

4.Hadirkan Dampak Ekonomi hingga Rp7,4 Miliar

Penyelenggaraan Sunset di Kebun 2026 juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan selama dua hari acara berlangsung. Para pelaku UMKM dan sejumlah tenant FnB turut berpartisipasi memenuhi kebutuhan pengunjung sekaligus menggerakkan roda perekonomian selama gelaran event.

Tak ketinggalan, kehadiran Sunset Market menjadi salah satu area favorit pengunjung untuk berburu berbagai pernak-pernik. Ada pula area merchandise store khas Sunset di Kebun sebagai souvenir untuk dibawa pulang.

Selama dua hari, estimasi perputaran uang yang dihasilkan dari event ini mencapai Rp7,4 miliar. Angka ini juga menjadi tanda tingginya dampak perekonomian yang dihasilkan dari wisata berbasis event.

Tahun 2026, penyelenggaraan Sunset di Kebun tidak berhenti di Kebun Raya Bogor saja, rangkaian event ini juga akan hadir di beberapa kota lainnya. Cek Instagram @eventbyindonesia untuk informasi lengkap mengenai informasi event dan fakta menarik di dalamnya!

Yuk, liburan #DiIndonesiaAja agar lebih mengenal keindahan alam Indonesia melalui wisata berbasis event serta mendukung peningkatan perekonomian di Indonesia. Supaya kamu tidak ketinggalan informasi seputar destinasi wisata, event, dan beragam fakta menarik di dalamnya, jangan lupa kunjungi juga situs indonesia.travel ya!.*(sumber:kemenpar.go.id)

error: Content is protected !!