Menjalin Usaha Bersama

logo

Triwulan I, KAI Daop 7 Madiun Catat 3 Juta Orang Gunakan Moda Transportasi KA

Sabtu, 25 April 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali mencatat volume pelanggan pada periode 1 Januari sampai 31 Maret 2026 mencapai 3.017.881 orang menggunakan moda transportasi kereta api atau KA.

Angka tersebut, terdiri dari 1.517.883 pelanggan berangkat atau (naik), dan 1.499.998 pelanggan datang (turun) di stasiun-stasiun wilayah kerja Daop 7 Madiun. Sebagai perbandingan pada Triwulan I Tahun 2025 lalu, volume pelanggan tercatat sebanyak 2.694.034 orang.

‎Tentunya terjadi peningkatan volume pelanggan pada periode Triwulan I Tahun 2026 di KAI Daop 7 Madiun sebanyak 323.847 pelanggan atau meningkat 12%, dibandingkan periode Triwulan I Tahun 2025.

‎Untuk itu, KAI Daop 7 Madiun menghaturkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, khususnya pelanggan setia KAI yang hingga ini, terus memilih moda transportasi KA sebagai pilihan utama untuk mendukung mobilitas.

‎”Kami sampaikan berdasarkan data jumlah pelanggan KAI di wilayah Daop 7 pada periode Triwulan I Tahun 2026 tercatat tren positif berupa peningkatan signifikan sebesar 12% dibandingkan periode yang sama di tahun 2025,” ujar Tohari, manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Sabtu 25 April 2026.

Menurutnya, peningkatan kinerja angkutan penumpang Daop 7 Madiun pada awal tahun 2026 ini sangat menggembirakan. Hal ini menunjukkan bahwa moda transportasi KA tetap menjadi pilihan utama masyarakat, karena faktor keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan yang terus terjaga.

Selain itu, juga seiring dengan berbagai upaya KAI Daop 7 Madiun yang konsisten melakukan inovasi layanan. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kualitas fasilitas Standar Pelayanan Minimum (SPM) berbasis digital, serta penataan area stasiun guna memenuhi kebutuhan pelanggan setia KAI yang kian dinamis.

‎Penataan itu, diantaranya pembangunan peron tinggi dan overcapping di Stasiun Blitar dan Kediri. Adapun Stasiun Madiun hingga ini, masih dalam proses penataan.

‎Sedangkan beberapa inovasi unggulan yang telah diimplementasikan di wilayah Daop 7 Madiun, antara lain fasilitas Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Madiun yakni untuk mempercepat proses boarding tanpa perlu menunjukkan dokumen fisik.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan berkelanjutan, juga tersedia fasilitas water station bagi pelanggan setia KAI untuk mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai.

‎“Berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas, baik yang sudah berjalan maupun yang sedang dikembangkan, merupakan wujud komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menghadirkan service excellent,” katanya.

Tohari, juga mengutarakan bahwa KAI Daop 7 Madiun ingin memberikan nilai tambah khususnya bagi pelanggan, sekaligus terus meningkatkan minat masyarakat luas untuk menggunakan transportasi massal yang aman, nyaman, dan tepat waktu.*(hms/al)

error: Content is protected !!