MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi mengoperasikan rangkaian kereta Stainless Steel New Generation (SSNG) untuk dua kereta api (KA) unggulannya mulai Rabu 15 April 2026.
Dua KA Jarak Jauh atau KAJJ itu, yakni KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen PP, dan KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen PP. Tentunya langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih modern, aman, dan nyaman bagi pelanggan di wilayah Daop 7 Madiun.
“Transformasi sarana ini, difokuskan pada kenyamanan maksimal penumpang,” ujar Tohari, manager Humas KAI Daop 7 Madiun dalam keteranga tertulisnya.
Menurutnya, masing-masing rangkaian kereta baru ini terdiri dari:
-KA Bangunkarta terdiri dari 4 kereta eksekutif (K1) SSNG dengan kapasitas 200 Tempat Duduk (TD), dan 5 kereta ekonomi (K3 SSNG) dengan kapasitas 360 TD, 1 kereta makan (M) SSNG, dan 1 kereta pembangkit (P) SSNG.
-KA Singasari terdiri dari 4 kereta eksekutif (K1) SSNG dengan kapasitas 200 Tempat Duduk (TD), dan 5 kereta ekonomi (K3 SSNG) dengan kapasitas 360 TD, 1 kereta makan (M) SSNG, dan 1 kereta pembangkit (P) SSNG.
Jadwal dan Pelayanan
Sedangkan untuk p<span;>erjalanan perdana rangkaian terbaru ini dimulai pada 15 April 2026 dan selanjutnya akan beroperasi setiap hari.
-KA Bangunkarta: Melayani relasi Jombang – Pasarsenen PP melalui Stasiun Madiun.
-KA Singasari: Melayani relasi Blitar – Pasarsenen PP melalui Stasiun Madiun.
”Penyesuaian sarana ini dilakukan setelah melihat tren pertumbuhan volume penumpang yang sangat positif pada kedua kereta tersebut, tentunya sebagai moda transportasi utama menuju ibu kota,” katanya.
Ia juga memaparkan secara rinci bahwa kursi yang digunakan sudah dilengkapi dengan teknologi reclining, sehingga penumpang dapat mengatur sudut kemiringan kursi sesuai kebutuhan. Selain itu, leg room menjadi lebih luas dan arah hadap kursi dapat disesuaikan dengan arah laju KA.
Namun, tak hanya perubahan pada kursi saja. Tapi, pada rangkaian Stainless Steel New Generation ini juga hadir dengan berbagai fitur mutakhir seperti pintu geser elektrik, layar informasi perjalanan elektrik di setiap kereta, serta tombol pintu otomatis.
Bahkan, fasilitas penunjang lainnya pun turut diperbarui, termasuk ketersediaan musala, kereta makan dengan desain interior yang lebih segar, serta toilet penumpang yang kini dilengkapi dengan meja ganti popok bayi (baby care desk).
”Tentu dengan hadirnya rangkaian Stainless Steel New Generation ini, komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk terus berinovasi dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus menambah kesan manis, menyenangkan dan menambah cerita dalam setiap perjalanan kereta api,” jelasnya.
Tohari menambahkan perjalanan perdana pada Rabu (15/4/2026) ini, yakni untuk volume sementara KA Bangunkarta relasi Jombang-Pasarsenen tercatat sebanyak 132 penumpang, dan untuk KA Singasari relasi Blitar-Pasarsenen terdapat 126 penumpang.
“Masyarakat sudah bisa memesan tiket untuk perjalanan KA Bangunkarta, dan KA Singasari Stainless Steel New Generation mulai 45 hari sebelum jadwal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta seluruh kanal resmi mitra penjualan tiket KAI,” tandasnya.*(hms/al)


















