Menjalin Usaha Bersama

logo

Gelar Edukasi, KAI Daop 7 Ajak Masyarakat Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta

Selasa, 1 September 2026

MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun berkolaborasi dengan komunitas pencinta kereta api (KA)/Railfans Pecel +63 Madiun menggelar kegiatan sosial, dan edukasi kepada masyarakat melalui kegiatan mengajar di SDN 1 Bancong, Senin 31 Agustus 2026.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan kegiatan mengajar di SDN 1 Bancong ini menjadi bagian dari kepedulian KAI dalam memberikan edukasi kepada generasi muda, khususnya mengenai pentingnya menjaga keamanan dan keselamatan di sekitar jalur KA.

Tentunya dalam kegiatan tersebut melibatkan Deputy PAM dan Tim PAM, Unit Angkutan Penumpang (Angpen) KAI Daop 7 Madiun, serta Railfans Pecel +63 Madiun.

Dalam kesempatan ini, Unit Pengamanan KAI Daop 7 Madiun juga memberikan sosialisasi mengenai keamanan dan keselamatan di jalur KA kepada para siswa.

‎Edukasi disampaikan dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri maupun perjalanan KA di sekitar jalur rel.

‎Sementara itu, Unit Angpen memberikan pengenalan mengenai KAI kepada para siswa, yakni mulai dari berbagai layanan yang tersedia hingga peran KAI dalam mendukung terselenggaranya transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman, dan selamat.

‎”Edukasi keselamatan perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas pencinta KA,” ujarnya, Senin 31 Agustus 2026.

Sebab itu, lanjut dia, keterlibatan Railfans Pecel +63 Madiun dalam kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi positif antara KAI dan komunitas pencinta KA.

Komunitas Railfans tidak hanya menjadi bagian dari ekosistem perkeretaapian, tetapi juga dapat turut berkontribusi dalam menyebarluaskan pesan keselamatan serta memberikan manfaat positif bagi masyarakat.

Mengingat bahwa kolaborasi dengan komunitas, tentunya menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan edukasi keselamatan perkeretaapian kepada masyarakat.

Bahkan dengan semakin banyak pihak yang peduli dan memahami aturan keselamatan, diharapkan tercipta lingkungan sekitar jalur KA yang semakin aman.

Tentunya dengan melalui kegiatan mengajar tersebut, KAI Daop 7 Madiun berharap kehadirannya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Desa Bancong dan sekitarnya.

Selain meningkatkan pengetahuan siswa mengenai KAI dan keselamatan perkeretaapian, kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antara KAI, komunitas pencinta KA, pemerintah desa, sekolah, serta masyarakat.

“Sebab, keselamatan merupakan tanggung jawab kita bersama. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengenalkan dunia perkeretaapian sekaligus menanamkan kesadaran kepada anak-anak sejak dini mengenai pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur KA,” katanya.

‎Ia mengungkapkan bahwa KAI Daop 7 Madiun juga mengapresiasi keterlibatan Railfans Pecel +63 Madiun yang turut berkolaborasi memberikan manfaat bagi masyarakat.

Karena itulah dengan kolaborasi dan kepedulian bersama, keselamatan perkeretaapian dapat diwujudkan dan manfaat kehadiran KAI dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan KA,” jelasnya.

Disela kegiatan itu, Tohari, juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di jalur KA, tidak bermain atau berdiri di sekitar jalur KA, serta selalu mematuhi ketentuan keselamatan di perlintasan sebidang.*(hms/al)

error: Content is protected !!