MADIUN – Jajaran Polres Madiun berkolaborasi dengan Perusahaan Umum (Perum) Perhutani KPH (Kesatuan Pemangkuan Hutan) Madiun melakukan penghijauan di kawasan Pegunungan Wilis, Kabupaten Madiun, Rabu (22/4).
Kapolres Madiun, AKBP Kemas Indra Natanegara, menjelaskan kegiatan penanaman bibit pohon produktif atau penghijauan ini dilaksankan dalam rangka peringatan Hari Bumi (HB) atau Earth Day 2026, yang jatuh setiap tanggal 22 April.
Penanaman bibit pohon dalam peringatan HB 2026 yang mengusung tema “Our Power, Our Planet” (Kekuatan Kita, Planet Kita) kali ini, dilaksanakan tepatnya di petak 18B-1 RPH (Resor Pengelolaan Hutan) Kresek, BKPH (Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan) Brumbun masuk Desa Kuwiran, Kecamatan Kare.
”Tadi pagi, kami jajaran Polres Madiun bersama pihak Perum Perhutani KPH Madiun secara bersama-sama telah menanam sebanyak 2.250 bibit tanaman produktif seperti pohon jati, johar, dan alpukat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan penanaman bibit pohon produktif ini, merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup. Sebab, penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol peringatan HB 2026, namun juga langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan kita.
Tentunya dengan melalui kegiatan seperti ini, Polres Madiun ingin turut serta menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan alam ini adalah tanggung jawab kita bersama.
“Untuk itu, ribuan bibit pohon produktif yang baru saja kita tanam ini adalah investasi untuk generasi mendatang,” kata AKBP Kemas, lagi.
Ditempat yang sama, Kepala Perum Perhutani KPH Madiun, Rusydi, menyampaikan bahwa pihaknya juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan kita melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Diharapkan bibit pohon produktif yang ditanam saat ini, tentunya dapat tumbuh dengan baik, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem hutan.
”Kegiatan penghijauan dalam rangka peringatan HB 2026 ini, kami sangat mengapresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan jajaran Polres Madiun,” terangnya.
Sebab, imbuh dia, sinergi lintas sektor sangat penting terutamanya dalam menjaga kelestarian hutan kita, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.*(hms/al)


















