MADIUN – PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi bersama instansi kewilayahan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan kolaborasi lintas instansi ini memegang peranan penting dalam menciptakan ekosistem perkeretaapian yang aman dan kondusif.
Karena pengamanan objek vital nasional seperti jalur kereta api (KA) tidak bisa berdiri sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi dan dukungan yang kuat dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholders), termasuk jajaran TNI.
Sebab itu, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp26.700.000 kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom) V/I Madiun.
Bantuan dana TJSL tersebut difokuskan untuk mendukung pengadaan sarana dan prasarana di lingkungan Denpom V/I Madiun. Mengingat fasilitas pendukung yang memadai sangat penting guna mengoptimalkan kinerja aparat dalam menjaga ketertiban dan keamanan umum.
”Bantuan TJSL ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen nyata KAI dalam merawat sinergi dengan TNI, khususnya Denpom V/I Madiun yang selama ini menjadi mitra strategis KAI dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran operasional kereta api di wilayah Daop 7,” ujarnya, Kamis 24 September 2026.
Menurutnya melalui program kepedulian sosial ini, KAI Daop 7 Madiun berharap hubungan baik yang telah terjalin erat dengan lingkungan sekitar, dan instansi penegak hukum dapat terus terpelihara.
”KAI berkomitmen untuk terus hadir memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya dalam hal pelayanan transportasi massal, tetapi juga melalui kontribusi aktif bagi kemajuan masyarakat dan instansi mitra di sepanjang jalur operasional,” katanya.
Tohari, menambahkan penyerahan bantuan dilaksanakan secara simbolis pada Kamis (24/9) bertempat di Makodenpom V/I Madiun.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Tim TJSL KAI Daop 7 yang diwakili oleh Manager Kesehatan, Puji Wiodo, AM Internal dan Eksternal, Lusi Rini Hidayati dan Tim Keuangan, serta Tim PAM 7 Madiun kepada Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) V/1 Madiun, Mayor Cpm Arthur Yoshua Wenas beserta jajaran.*(hms/al)


















