Menjalin Usaha Bersama

logo

Rumah Bersubsidi ‘Griya Cemara Bening’, Berlaku Bagi ASN Kabupaten Madiun Angsuran Rp1 Juta

Senin, 25 Mei 2026

MADIUN – PT Yunoya Prabasa Laksita berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun melaksanakan kegiatan ‘Sosialisasi dan Penawaran Rumah Bersubsidi’ bertempat di ruang pertemuan Gedung Diklat Kabupaten Madiun, Senin 25 Mei 2026.

Kegiatan yang mengusung ‘Griya Cemara Bening’ ini, di peruntukan bagi pegawai negeri sipil atau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Madiun.

Mengingat lokasinya sangat strategis, yakni 500 meter dari Gedung DPRD atau Jalan Raya Madiun-Surabaya, serta 1,5 kilometer dari Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Kota Caruban.

“Sebab itu, perusahaan kami mengikuti program pemerintah yaitu kepemilikan rumah bersubsidi untuk para ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Madiun,” ujar Fery Ardiansyah, manager PT Yunoya Prabasa Laksita saat menyampaikan sambutan.

Kebetulan, lanjut dia, pihaknya juga baru saja menyelesaikan sebanyak 16 unit rumah bersubsidi dari total lahan pembebasan 8.700 meter persegi dengan ukuran bangunan 6 x 5 meter persegi masuk type 32 yakni 2 ruang kamar tidur, ruang keluarga, dan ruang dapur.

Selanjutnya mengenai program tersebut, kita dari perusahaan yang bekerja sama dengan pihak Bank Jatim, tentunya berharap para ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Madiun bisa segera di fasilitasi untuk kepemilikan rumah bersubsidi.

“Kami berharap mudah-mudah fasilitas yang diberikan oleh Bank Jatim, bisa mengcover kebutuhan teman-teman ASN. Jadi semuanya ini, kita masukan ke fasilitas yang berkaitan dengan subsidi,” katanya.

Menurutnya, tujuan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penawaran program subsidi ini kepada ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Madiun adalah sebagai tindak lanjut perusahaannya yang bergerak di bidang perumahan.

Kedepannya barangkali bisa berkolaborasi atau kerja sama, dan kebetulan perusahaan juga menggandeng pihak Bank Jatim. ASN yang sekiranya terkait dengan pembiayaan rumah bersubsidi, tentunya bisa langsung menghubungi Bank Jatim dengan metode potong gaji setiap bulannya.

Namun, misalkan ASN ini yakni terkait dengan sisa gaji mengalami limit. Tentu dapat diatasi dengan metode lain, karena limit gaji pegawai atau ASN kalau di Bank Jatim sebenarnya tidak ada batasan. Istilahnya, bisa menggunakan metode estafet ke pra pensiun.

“Artinya bisa lanjut di pensiunan pegawai negeri. Jadi, batasannya di Bank Jatim sendiri bagi purna ASN ini sampai  usia 70 tahun masih bisa di cover,” terangnya.

Ia mengungkapkan saat ini perusahaannya menawarkan sebanyak 60 dari 76 unit rumah bersubsidi, karena yang 16 unit rumah baru laku terjual. Sedangkan yang sudah akad (perjanjian atau kontrak resmi antara pembeli, penjual, dan pihak bank), baru 3 unit rumah, dan yang lainnya masih proses.

Terkait dengan kondisi lokasi perumahan subsidi, belum lama ini telah dipastikan oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun bebas banjir. Lokasi perumahan ini, tentunya dari sempadan sungai sudah dilakukan perluasan.

“Jadi dari lahan hasil pembebasan kita atau milik perusahaan yang totalnya 8.700 meter persegi ini, sudah kepotong hampir 900 meter, sehingga luasnya berkurang,” tandasnya, seusai acara.

Fery, menambahkan ‘Griya Cemara Bening’ merupakan rumah bersubsidi dengan harga mulai dari Rp166 juta atau metode angsuran Rp1 juta per bulan. Selain itu, rumah ini juga terdapat 2 ruang kamar, ruang keluarga, dan carport atau area semi terbuka untuk parkir kendaraan.

Hadir dalam kegiatan ini yakni pemateri dari Kepala BKPSDM Kabupaten Madiun’ Heru Kuncuro, Manager PT Yunoya Prabasa Laksita’ Fery Ardiansyah, Kepala Kantor Bank Jatim Cabang Caruban’ Wiediawan Fendianto beserta staf, dan puluhan peserta yang merupakan ASN dari berbagai OPD (organisasi perangkat daerah) di lingkungan Pemda Kabupaten Madiun.*(al/infousaha.net)  

error: Content is protected !!